Uncategorized

Namaku Afifah *dengan F*

Seperti yang sudah tertulis di atas. Namaku Afifah. Dengan huruf F.

Dulu, saat baru berkenalan dengan seseorang, aku terbiasa memperkenalkan nama dengan Afifah. Lalu lambat laun, perlahan, mereka mengaku kesulitan untuk terus menerus memanggil dengan nama Afifah. “Banyak huruf F-nya”, katanya.

Itu dulu saat aku masih tinggal di Bekasi; yang notabene memang banyak orang-orang Betawi yang mungkin mereka sedikit kesulitan melafalkan F. Saat di Bekasi itu (sejak SD hingga SMA) aku jadi terbiasa dipanggil dengan panggilan Pipeh.

Ya sudah, tak apa-apa. Yang penting teman-teman nyaman.

Tapi semakin lama, entah mengapa semakin banyak orang yang betul-betul kesulitan memanggil namaku dengan nama yang sesungguhnya: Afifah; dengan F.

Bahkan, ada beberapa teman yang ala kadarnya memanggilku dengan “Pipah” T_T

Oh. Sejujurnya agak sedih untuk panggilan yang satu ini.

Menuliskannya saja sebenarnya tak tega.

Ini mungkin terkesan sederhana. “Apalah artinya sebuah nama?”, begitu kata mereka.

Tapi, nama itu sejatinya berarti besar.

Akibat dari nggak mau dipanggil dengan panggilan yang barusan, lama-kelamaan, ketika memperkenalkan diri dengan seorang teman, selalu kukatakan, “Namaku Afifah. Tapi untuk panggilan, kau bisa memanggilku Fifah atau Pipeh.”

Entahlah. Ini karena kekhawatiran tersendiri dari dalam diri karna takut mereka jadi akan terbiasa memanggil aku dengan panggilan Pip*h seperti beberapa teman sebelumnya . Mungkin ini berlebihan, ya? Hha. Tapi sungguh panggilan yang satu itu agak nggak nyaman buat diri pribadi.

Kalau memang engkau kesulitan memanggilku dengan Fifah, jangan panggil dengan Pip*h, ya. Panggilah dengan Pipeh.

Tak apa.

Meski tak mengandung doa, tapi panggilan ini juga terasa lebih akrab.

Meskipun, aku akan tetap lebih suka jika aku dipanggil dengan Fifah..

Hmm. Tapi, ini hanya khusus untuk panggilan ya. Untuk nama lengkap, tentu saja tak baik jika huruf F dalam nama Afifah berubah menjadi huruf P.

Maka, jika engkau tak kesulitan memanggilku dengan panggilan Fifah, panggilan Fifah saja. Aku akan merasa berterima kasih sekali.

Akhirnya,

Secara khusus kusampaikan cinta dan terimakasih mendalam kepada teman-teman yang sedari awal hingga detik ini selalu memanggilku dengan panggilan Fifah tanpa pernah sekalipun kuminta.

Anne;

Tika;

Septri;

Hani;

Anggun;

Deasy;

Dan beberapa lainnya.

Terimakasih teman.

Meski mungkin sering tidak menyadarinya, tapi aku sangat berbahagia ketika kalian memanggilku dengan Fifah disaat oranglain memanggil dengan panggilan Pipeh atau bahkan Pip*h. Haha.

JazakunnaLlah khairah jaza’.

 

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s