Catper

CatPer 1: Salatiga

Belakangan ini sedang terkesan sekali dengan kota Salatiga. Salatiga, kota antara Boyolali dan Ungaran itu. Soal kenapa-mengapa-bagaimana, kapan-kapan saja ceritanya ya, hekeke.

Tak ada memori apapun yang tercipta dengan Salatiga di masa lalu selain satu hal bahwa dulu sempat akrab sebentar dengan sebuah tempat bernama UKSW, Universitas Kristen Satya Wacana. Sebuah universitas yang ada di Salatiga.

Ngapain pip di Universitas itu? Kuliah?

Enggak kok.

Cuma diizinkan sebentar –sangat sebentar– buat mengais ilmu disana. Itupun sudah lama sekali. Tahun 2008.

Ceritanya, dulu jaman masih rajin (sekarang malesnya luarbiasa-_-) aku yang kebetulan excited ke pelajaran Kimia dipercaya buat mewakili sekolah maju di Olimpiade Sains bidang Kimia. Singkat cerita, di tingkat Kabupaten lolos. Alhamdulillah, ini faktor bejo. Nah, mulai dari sinilah cerita tentang Salatiga berawal.

Sebelum akhirnya Olimpiade tingkat Provinsi di laksanakan, Provinsi Jawa Tengah mengadakan program pelatihan dalam rangka penyiapan siswa yang lebih matang buat menghadapi Olimpade ini. Program pelatihan dengan pendidikan intensif, dengan pengajar dosen-dosen dari universitas *jangan lupa kalau kami waktu itu masih SMA. Sayangnya, tidak seluruh siswa pemenang olimpiade tiap kabupaten bisa mengikuti pelatihan ini. Cuma yang lulus tes IQ –yang entah kami nggak tau berapa syarat IQ minimalnya- yang bisa lolos dan berkesempatan mengikuti program intensif ini. Dipikir-pikir, agak SARAQ juga ya? Suku Agama Ras dan IQ >,<

Tak lama kemudian, kami satu tim dari Kabupaten Karanganyar, 24 orang, berangkat ke Semarang buat tes itu. Satu tim kabupaten ini ada 24 orang karena olimpiade ada 8 Bidang: Matematika, Fisika, Kimia, Biologi, Astronomi, Ekonomi, Komputer, dan Kebumian, dan di masing-masing bidang itu ada 3 juara. Artinya kabupaten lain juga sama, datang dengan 24 siswa/i-nya. Jadi jumlah seluruh peserta di Semarang waktu itu ratusan. Ramai. Ingat, gegap gempita sekali kami waktu itu. Wajah-wajah penuh optimisme. #masa lalu

Singkat cerita, hari pengumuman tiba. Ternyata yang lolos dari Kabupaten Karanganyar buat diizinkan bergabung dalam pelatihan itu cuma satu. Dan, satu-satunya itu ternyata adalah, aku. Whoa. Antara surprise dan kaget. Ini mungkin faktor bejo lagi, melanjutkan bejo yang sebelumnya. Hihi. Apapun itu, senang diperkenankan buat belajar lebih dalam tentang Kimia lewat program pelatihan.

Nah. Inilah yang kemudian mengantarkanku ke sebuah kota bernama Salatiga, karena pelatihan ini dilaksanakan Universitas Kristen Satya Wacana, di Salatiga. Pelatihan disana cuma sebentar, tapi penuh kenangan. Masih ingat betapa pusingnya kami belajar Kimia Organik atau Kimia Fisika di kelas dulu. Haha. Masih ingat juga setiap selesai kelas kami tertawa riang melewati trotoar bentuk gugus benzena 😀

Salatiga kota yang menyenangkan. Karena dekat dengan gunung, udara kota ini sangat sejuk. Nyamaan sekali. Itu yang setidaknya kutahu di 2008 lalu, tujuh tahun silam. Sudah lama sekali ternyata ya. Waktu berlari amat cepat.

Ada harapan yang dibangun dalam keheningan dan kerendahhatian dengan kota ini. Entah apa dan bagaimana kedepannya. Ada kepercayaan, tapi juga kekhawatiran. Ada kegamangan, tapi juga keoptimisan dan harapan. Bercampur baur berpadu dalam satu rasa yang tak terdefinisikan. Semoga apapun yang terjadi nanti, Allah kan kuatkan dan mampukan.

Allah, kami berharap dekap hangatMu. Kelak, selalulah sayangi dan tunjuki kami. Sebab kepada siapa lagi kami memohon petunjuk dan kasih sayang itu, selain kepadaMu.

Advertisements

One thought on “CatPer 1: Salatiga

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s